Pada beberapa tahun yang lalu, AC adalah sebuah barang mewah yang dimiliki oleh orang-orang istimewa, saat ini sudah digunakan secara umum baik untuk kantor maupun system transportasi umum, mau tidak mau AC pun sudah menjadi bagian dari hidup kita. Sayangnya, temperature yang rendah dan pemeliharaan AC yang salah menyebabkan masalah kesehatan, memicu gangguan umum di beberapa orang dan menyebabkan penyakit yang gawat seperti penyakit legiuner. Penyakit legiuner adalah penyakit yang di sebabkan oleh bakteri legionella spesies yang menyebabkan si penderita terkena infeksi paru-paru. Jika tidak segera untuk di obati maka dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya. Mari kita lihat manfaat dan juga resiko dari penggunaan AC pada kehidupan sehari-hari:
Mengapa Kita Perlu Air Conditioners?
Air Conditioners atau yang biasa kita
singkat AC menghasilkan kondisi
kenyamanan di mana manusia cenderung merasa sangat nyaman. Dalam
kondisi ini efisiensi kinerja manusia akan menjadi optimal, sehingga mereka mampu bekerja dengan
semangat yang lebih besar.
Berikut adalah beberapa keuntungan dari bekerja di lingkungan ber-AC:
Berikut adalah beberapa keuntungan dari bekerja di lingkungan ber-AC:
- Efisiensi dari kinerja manusia meningkat. Telah ditemukan dalam penelitian bahwa dalam kondisi kenyamanan kapasitas kerja dari manusia meningkat. Jika suhu ruangan sangat tinggi, tidak semua panas dari tubuh dilepaskan dan orang tersebut merasa tidak nyaman dari dalam yang menyebabkan iritasi pikiran dan kurangnya konsentrasi. Orang juga cenderung untuk lebih lelah dengan cepat dalam suhu panas. Pada kondisi kenyamanan yang diciptakan oleh AC, orang merasa damai dari dalam dan mampu bekerja lebih. Udara bersih lebih membantu manusia melakukan lebih banyak pekerjaan.
Seberapa Lembab Rumah Anda?
Kelembaban adalah tingkat kebasahan
atau kelembaban di atmosfer. Di musim dingin
ketika jendela ditutup dan pemanas dihidupkan
udara di rumah menjadi sangat kering. Udara kering menyebabkan hidung dan
tenggorokan merasa kering dan gatal dan dapat menyebabkan penyakit pernapasan
seperti pilek atau flu. Selain masalah medis yang dapat menyebabkan udara
kering, juga dapat menjadi penyebab masalah terkait non-kesehatan. Udara kering
dapat menyebabkan listrik statis yang dapat merusak peralatan yang sensitif dan
dapat memberikan kejutan yang menyakitkan. Hal ini juga dapat menyebabkan
lantai kayu, furnitur kayu dan lemari kayu kehilangan kelembaban dan mulai
retak. Solusi sederhana adalah dengan menginstal humidifier atau vaporizer yang
akan melembabkan rumah Anda. Sekarang kita akan membahas berbagai pilihan.
Dehumidifier vs Humidifier
Relatif kelembaban yang baik untuk kesehatan adalah 30 sampai 50%. Hal ini sangat
menantang
dalam kondisi ekstrim seperti panas kering atau terlalu lembab. Sebuah humidifier digunakan untuk meningkatkan tingkat kelembaban di udara dan dehumidifier
mengurangi tingkat kelembaban udara. Sebuah Hygrometer
adalah alat yang dapat digunakan untuk mengukur kelembaban daerah tertentu untuk memutuskan
apakah humidifier atau dehumidifier diperlukan.
Perbandingan grafik
Perbandingan grafik
Dehumidifier
|
Humidifier
|
|
Tujuan
|
Untuk
mengurangi kadar air di daerah sekitarnya.
|
Untuk
meningkatkan kadar air di daerah sekitarnya.
|
Penggunaan
|
Selama
iklim yang hangat / lembab di salah satu kamar atau ruang bawah tanah atau
seluruh rumah.
|
Selama
musim dingin atau saat udara dingin dan kering di salah satu ruangan atau
seluruh rumah.
|
Aplikasi
|
Direkomendasikan
untuk mengurangi alergi dengan menghilangkan jamur, tungau debu dan embun
ringan dari udara Cocok untuk melembabkan kulit kering dan hidung yang kering
karena flu biasa.
|
Humidifier
bekerja lebih baik di kamar anak-anak.
|
Tingkat Kelembaban
|
Digunakan
di mana kelembaban lebih besar dari 50%
|
Digunakan
di mana kelembaban kurang dari 35%
|
Jenis
|
Mechanical
/ refrigerative, Air conditioner, Adsorpsi / pengering, elektronik, membran
ionik,sementara
|
Kabut hangat dank abut dingin
|
Subscribe to:
Posts (Atom)


